SMKN 1 Kalipuro Lulus Verifikasi dan Evaluasi Kemenhub

Featured blog image
DIMENSI 22 July 2026

SMKN 1 Kalipuro Lulus Verifikasi dan Evaluasi Kemenhub

Author

IROE SUKARTONO MAHDI S.Pd., M.Pd.

Editor

BANYUWANGI, e bulletin — Deru mesin kapal dan aroma khas air laut seolah menyatu dengan riuh semangat yang membuncah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kalipuro, Banyuwangi. Sekolah yang populer dijuluki masyarakat sebagai pusat pendidikan pelayaran kapal niaga di pesisir timur Pulau Jawa ini kembali menorehkan babak penting dalam perjalanannya menuju institusi pendidikan vokasi kemaritiman yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Langkah mantap sekolah ini sejatinya telah terpatri sejak 5 Februari 2026. Kala itu, SMKN 1 Kalipuro secara resmi mengantongi approval (persetujuan lisensi) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk dua program keahlian unggulannya: Nautika Kapal Niaga dan Teknika Kapal Niaga. Pengakuan resmi dari regulator kemaritiman tertinggi di Indonesia tersebut menjadi tiket emas sekaligus tanggung jawab besar bagi manajemen sekolah untuk mencetak perwira-perwira pelayaran yang andal, berdedikasi, dan bersertifikasi standar internasional.

Namun, mengantongi lisensi tak lantas membuat SMKN 1 Kalipuro berpuas diri dan tertidur di atas angin. Selama kurun waktu lima bulan terakhir, institusi ini terus bergerak dinamis, melalukan berbagai pembenahan sarana, prasarana, hingga peningkatan mutu tata kelola kurikulum diklat. Puncaknya, pada Rabu, 22 Juli 2026, SMKN 1 Kalipuro mengundang tim verifikasi dan penjaminan mutu dari Kementerian Perhubungan untuk melihat secara langsung buah dari proses pembenahan tersebut.


 

Verifikasi Ketat dan Laporan Evaluasi di Lapangan

Kedatangan tim monitoring dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (Pusbangdiklat) Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan ke kampus SMKN 1 Kalipuro pada 22 Juli 2026 bertujuannya jelas: melakukan pemantauan, analisis, evaluasi, serta penyusunan pelaporan komprehensif terkait penyelenggaraan Diklat Keahlian Pelaut di sekolah tersebut.

Tim utusan tersebut dipimpin langsung oleh dua fasilitator dan verifikator penjaminan mutu diklat kemaritiman, yakni Afdolludin Afta Tazani, S.Tr. Pel., M.Tr.T. dan Moh. Sahri, S.Sos., M.M.

Selama seharian penuh, tim menguliti setiap sudut proses pembelajaran dan manajerial di SMKN 1 Kalipuro. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mencakup kesiapan simulator nautika dan teknika, kelengkapan laboratorium, rasio instruktur bersertifikat terhadap jumlah taruna-taruni, hingga rekam jejak tata kelola administrasi diklat keahlian pelaut.

Berdasarkan hasil pemantauan mendalam dan analisis data di lapangan, pihak Pusbangdiklat Perhubungan Laut memberikan apresiasi yang amat positif. Afdolludin Afta Tazani menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan Diklat Keahlian Pelaut di SMKN 1 Kalipuro Banyuwangi telah berjalan selaras dan patuh terhadap standar regulasi perundang-undangan yang berlaku, termasuk standar keselamatan dan kurikulum internasional STCW (Standards of Training, Certification and Watchkeeping).

"Pelaksanaan diklat keahlian pelaut di SMKN 1 Kalipuro telah berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penjaminan mutu, kurikulum, hingga kesiapan fasilitas pendukung menunjukkan komitmen sekolah yang sangat serius dalam menjaga mutu lulusannya," tegas perwakilan tim penjamin mutu tersebut dalam sesi penyampaian hasil evaluasi.

 

Rekomendasi Tahap Lanjut: Menyongsong Surveilans 2027

Penilaian positif dari Kementerian Perhubungan ini menjadi angin segar sekaligus penyuntik daya dorong bagi seluruh civitas akademika SMKN 1 Kalipuro. Keberhasilan mempertahankan mutu pembelajaran sesuai standar approval membuktikan bahwa komitmen pembenahan yang mereka usung bukan sekadar wacana di atas kertas, melainkan langkah nyata dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang solid.

Kendati demikian, proses pengawasan dan penjaminan mutu tidak berhenti sampai di sini. Untuk memastikan konsistensi dan keberlanjutan kualitas diklat, Kementerian Perhubungan telah menjadwalkan agenda evaluasi berkala. Pihak Pusbangdiklat Perhubungan Laut direncanakan bakal kembali menyambangi SMKN 1 Kalipuro pada kisaran Januari atau Februari 2027 mendatang.

Kunjungan mendatang tersebut mengusung agenda surveilans (pengawasan berkala), yang bertujuan memantau dari dekat progres kemajuan, konsistensi penerapan standar, serta inovasi yang dikembangkan SMKN 1 Kalipuro pasca-evaluasi pertama pertengahan tahun 2026 ini.


 

Menatap Masa Depan: Menjadi Ikon Kebanggaan Banyuwangi

Kabupaten Banyuwangi yang berhadapan langsung dengan Selat Bali dan memiliki garis pantai yang panjang memang membutuhkan akselerasi di sektor SDM kemaritiman. Berdirinya sekolah pelayaran yang terakreditasi dan diakui secara nasional seperti SMKN 1 Kalipuro dipandang sebagai aset strategis daerah.

Dengan hasil evaluasi yang memuaskan ini, gerak laju SMKN 1 Kalipuro Banyuwangi untuk melangkah ke depan terasa makin mantap. Pihak sekolah meyakini bahwa dengan disiplin, transparansi, serta semangat berbenah yang tiada henti, SMKN 1 Kalipuro tidak hanya sanggup melahirkan pelaut-pelaut tangguh yang siap menerjang samudra, tetapi juga mampu memantapkan posisinya sebagai salah satu ikon pendidikan dan kebanggaan baru bagi Kabupaten Banyuwangi.

Masyarakat dan jajaran pemerintah daerah pun menaruh harapan besar agar momentum positif ini terus terjaga, membawa nama SMKN 1 Kalipuro makin berjaya di kancah nasional maupun internasional.#

SMKN 1 KALIPURO

IROE SUKARTONO MAHDI S.Pd., M.Pd.

Editor