LAUNCHING PERDANA PROGRAM DIKLAT PELAUT PEMBENTUKAN AHLI NAUTIKA TINGKAT IV DAN AHLI TEKNIKA TINGKAT IV DI SMK NEGERI 1 KALIPURO PADA TAHUN AJARAN 2026/2027
Banyuwangi, Jumat 19 Juni 2026 — Momentum bersejarah kembali ditorehkan oleh SMK Negeri 1 Kalipuro sebagai satu-satunya sekolah pelayaran negeri di wilayah Jawa Timur yang menyandang Sertifikasi Approval dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang kemaritiman nasional.
Pada hari Jumat, 19 Juni 2026, Bp. Agung Rahmadi, S.Pd., M.Si. sebagai Kepala Sekolah secara resmi melaksanakan Launching Perdana Program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pelaut Pembentukan Ahli Nautika Tingkat IV (ANT IV) dan Ahli Teknika Tingkat IV (ATT IV) Tahun Ajaran 2026/2027. Peluncuran program strategis ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pengembangan pendidikan vokasi maritim di Indonesia, khususnya di wilayah Banyuwangi dan Jawa Timur. Program tersebut menandai kesiapan penuh sekolah dalam memasuki era baru pendidikan pelayaran melalui implementasi status Approval yang telah menjadi pengakuan resmi dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebagai lembaga pendidikan pelaut yang memenuhi standar nasional maupun standar maritim internasional yang tercatat dalam sistem International Maritime Organization.
Program Diklat Pembentukan ANT IV dan ATT IV dalam struktur organisasi sekolah untuk pelaksanaan dan tanggungjawabnya ada pada Unit Pelaksana DP ANT/ATT IV (UP DP IV) dengan ketuanya Bp. Wawuh Sondi Purnomo, S.T., Gr. beserta pengurusnya yang berasal dari Tim Manajemen sekolah. Program ini membuka kesempatan besar bagi generasi muda Indonesia untuk menempuh pendidikan profesi pelaut tingkat perwira secara langsung melalui jalur pendidikan formal berbasis ketarunaan. Kehadiran program ini menjadi sebuah lompatan besar karena peserta didik nantinya dapat menempuh pendidikan hingga memperoleh sertifikasi perwira kapal tingkat IV, tanpa harus melewati jenjang pendidikan bertahap yang selama ini membutuhkan waktu panjang, masa layar bertahun-tahun, serta biaya pendidikan yang jauh lebih besar.
Kepala sekolah menyampaikan bahwa keberhasilan menghadirkan program ini merupakan bagian dari visi besar sekolah dalam menjadikan SMK Negeri 1 Kalipuro sebagai pusat pendidikan kemaritiman unggulan yang mampu menghasilkan lulusan berdaya saing global.
“Selama ini banyak calon pelaut dari Jawa Timur, Bali, NTB hingga NTT harus menempuh pendidikan lanjutan di kota-kota besar seperti Surabaya untuk mendapatkan pendidikan pembentukan perwira pelayaran. Kini kesempatan tersebut hadir lebih dekat melalui SMK Negeri 1 Kalipuro Banyuwangi,” ungkap pihak sekolah dalam sambutannya.
Program pendidikan ini memberikan keuntungan besar bagi para taruna. Setelah menempuh pendidikan di sekolah, peserta dapat langsung mengikuti program Diklat Pelaut Pembentukan ANT IV atau ATT IV dalam lembaga yang sama, sehingga proses pembelajaran akademik, praktik laboratorium, praktik keselamatan, latihan kompetensi, hingga persiapan uji keahlian pelaut dapat dilaksanakan secara terintegrasi.
Selain mempercepat jalur karier menuju profesi Perwira Kapal Niaga, keberadaan program ini juga meningkatkan kualitas lulusan karena seluruh proses pendidikan dilaksanakan sesuai standar kompetensi kepelautan internasional. Hal ini menjadikan lulusan memiliki peluang kerja lebih luas, baik pada perusahaan pelayaran nasional maupun perusahaan pelayaran internasional.
Secara sistem pendidikan, program Diklat Pembentukan ANT IV dan ATT IV dilaksanakan berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Nomor KP-BPSDMP 60 Tahun 2025 tentang Kurikulum Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan dan Peningkatan Kompetensi di Bidang Pelayaran.
Pelaksanaan pendidikan menggunakan sistem berbasis ketarunaan dengan masa pendidikan selama 42 bulan, termasuk 12 bulan masa praktik laut (Prala). Selama proses pendidikan, taruna akan menjalani berbagai tahapan kompetensi yang ketat mulai dari pendidikan teori, pelatihan praktik, simulasi pelayaran, hingga mengikuti Pra Uji Kompetensi Pelaut dan Paska Uji Kompetensi Pelaut yang akan dilaksanakan melalui PUKP 06 Surabaya.
Tahap praktik laut menjadi bagian penting dari pembentukan kompetensi profesional taruna. Sebelum melaksanakan praktik di atas kapal, taruna diwajibkan lulus Pra Uji Kompetensi Pelaut serta memperoleh Surat Izin Berlayar yang diterbitkan secara resmi oleh sekolah. Setelah menyelesaikan masa praktik laut, peserta diwajibkan menyelesaikan Training Record Book (TRB) sebagai bagian dari evaluasi profesional sebelum mengikuti ujian akhir dan memperoleh status kelulusan sebagai Perwira Pelayaran Tingkat IV.
Launching program ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa SMK Negeri 1 Kalipuro terus bergerak progresif menjawab kebutuhan dunia industri maritim yang semakin berkembang. Sekolah tidak lagi hanya menyiapkan lulusan pada level rating atau Anak Buah Kapal (ABK), melainkan telah memasuki fase baru sebagai institusi pendidikan yang mampu mencetak calon Perwira Pelayaran profesional bersertifikasi ANT IV dan ATT IV.
Dengan dimulainya program ini, masyarakat Banyuwangi dan wilayah Indonesia timur kini memiliki akses pendidikan pelayaran yang lebih luas, lebih dekat, serta lebih efisien dalam menempuh jenjang karier di dunia kemaritiman.
Peluncuran perdana Program Diklat Pelaut Pembentukan ANT IV dan ATT IV Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi simbol lahirnya semangat baru di dunia pendidikan vokasi maritim. Sebuah langkah besar dari Banyuwangi untuk Indonesia, dari sekolah menuju panggung pelayaran dunia.